-PERTEMUAN-
Jutaan diksi sesak memenuhi
kepalaku
Memekikan kedua telingaku
Garis-garis darahku terbakar rona wajah manusia
Satu persatu mereka pudar
blur menjadi ilusi
Penciumanku turun moksa
diambang garis hilang
Kalian tampak tapi tak
berjarak
Kalian memberi untaian
tangan tapi berniat melepaskan
Ahh manusia seakan mati jika
tak menari diatas tumpukan materi
Iblis tertawa riang melihat
kita yang saling tersenyum namun penuh kebusukan
Malaikat kau injak dan iblis
kau beri ruang untuk tegak
Seperti itukah kehidupan?
Ketika dorongan tangan lebih
menyenangkan daripada hangatnya dekapan pelukan
Seperti itukah persahabatan
?
Ketika persaudaraan tidak
lebih ketika mentari bersinar terang
Namun ketika gelap datang
kau pergi dan mencuri semua lantera
pertolongan
Sudahi saja hati meski kau
selalu pura pura tak merasai
Persetan dengan luka hati
Persetan dengan segala
celotehan tai
Hidupkan saja cinta dalam
diri agar nyawamu hidup kembali
Ketika dunia semakin tuli dan
ketika semesta smakin lebam oleh tingkah manusia
Kuhanya ingin terurai tanpa
sia sia pun tanpa pura pura
Cihampelas KBB,10 September 2019

Komentar
Posting Komentar